Soal Mid Semester DIV Bidan Pendidik
1. Buatlah tes objektif yang terdiri dari :
a. 30 item tes pilihan ganda
b. 30 item tes essay
c. 30 item tes untuk sikap
2. Uraikan perbedaan tes, pengukuran,
penilaian dan evaluasi
3. Uraikan secara singkat 4 skala yang
digunakandalam mengukur sikap siswa dan berikan contoh tes masing-masing skala
tersebut!
4. Uraikan secara singkat tujuan dan fungsi evaluasi pendidikan
5. Bagaimana menurut anda tentang eksistensi
Ujian Akhir Nasional (UAN) yang pada hakikatnya hanya menilai aspek kognitif
semata dan aspek afektif dan psikomotorik terabaikan?
Jawab
1. Tes objektif
ü
30 item
tes pilihan ganda
1)
Persalinan seluruhnya berlangsung dengan
kekuatan ibu sendiri, merupakan pengertian dari…
a.
Persalinan macet
b.
Persalinan lama
c.
Persalinan spontan
d.
Persalinan buatan
e.
Persalinan anjuran
2)
Pengertian persalinan prematuritas adalah…
a.
Persalinan sebalum usia 28-36 minggu
b.
Persalinan melampaui usia kehamilan 42 minggu
c.
Persalinan berlangsuung cepat kurang dari 3 jam
d.
Wanita yang pernah melahirkan bayi aterm
sebanyak satu kali
e.
Wanita yang pernah melahirkan bayi aterm lebih
dari 5 kali
3)
Apa yang dimaksud dengan dengan kala
pengeluaran?
a.
Kala I persalinan dimulai sejak terjadinya
kontraksi uterus dan pembukaan serviks hingga
mencapai pembukaan lengkap (10 cm)
b.
Kala II dimulai dari pembukaan serviks 10 cm
(lengkap) sampai dengan lahirnya bayi
c.
Kala III dimana kontraksi uterus berhenti
sekitas 5-10 menit
d.
Kala dimana dilakukan observasi karena
perdarahanpostpartum
e.
Kala yang dilakukan observasi pada 2 jam
postpartum
4)
Sebab-sebab mulainya persalinan belum
diketahui dengan jelas faktor yang memegang peranan dan bekerja sama sehingga
terjadi persalinan. Apa sajakah yang mempengaruhi mulainya persalinan?
a.
Masuknya nutrisi ibu pada saat bersalin
b.
Persalinan dengan dibantu kekuatan dari luar
c.
Penurunan kadar progesterone, teori
oxytosin, keregangan otot-otot, pengaruh janin, teori prostaglandin
d.
Ibu selalu berbaring miring ke kiri pada saat
kontraksi
e.
Adanya nyeri hebat yang dirasakan oleh ibu
5)
His dikatakan adekuat apabila…
a.
2 x 10 menit durasi <20 detik
b.
2 x 10 menit durasi 20-40 detik
c.
3 x 10
menit durasi 20-40 detik
d.
4 x 10 menit durasi 20-40 detik
e.
4 x 10 menit durasi >40 detik
6)
Pencatatan pertograf dimulai pada pembukaan…
a.
Pembukaan 3
b.
Pembukaan 4
c.
Pembukaan 5
d.
Pembukaan 8
e.
Pembukaan lengkap
7)
Tujuan memberikan asuhan persalinan
salah satunya untuk mengetahui kemajuan persalinan. Keadaan manakah yang
menunjukkan bidan sedang mengetahui kemajuan persalinan?
a.
Bidan melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital
b.
Bidan menganjurkan ibu untuk makan dan minum
c.
Bidan meminta keluarganya untuk menemani ibu
bersalin
d.
Bidan melakukan observasi persalinan menggunakan
lembar partograf
e.
Bidan menyiapkan partus set
8)
Frekuensi denyut jantung janin normalnya adalah…
a.
100-140 kali per menit
b.
110-150 kali per menit
c.
120-160 kali per menit
d.
130-170 kali per menit
e.
140-170 kali per menit
9)
Pada saat dilakukan pemeriksaan vagina (vaginal
touche) terdapat 10 komponen yang dinilai, diantaranya…
a.
Penipisan serviks, pembukaan serviks, selaput
ketuban
b.
Penipisan serviks, pembukaan serviks tinggi
fundus uteri
c.
Denyut jantung janin, moulage, pelepasan lendir
darah
d.
Tekanan darah, selaput ketuban, penurunan
e.
Suhu rectal, pembukaan serviks, tinggi fundus
uteri
10)
Tiga factor penting yang memegang peranan
persalinan adalah…
a.
Pesan, passage, power
b.
Passage, power, passanger
c.
Pessage, passanger, prepare
d.
Pelvic, passanger, power
e.
Pesan, pelvic, power
11)
Agar ibu mempunyai power saat bersalin, maka
tindakan yang dapat diberikan bidan adalah…
a.
Menganjurkan posisi terlentang
b.
Menyiapkan suasana kamar yang rapi
c.
Memberikan nutrisi dan cairan
d.
Memberikan obat-obatan yang merangsang
persalinan
e.
Menjaga kenyamanan ibu
12)
Hal yang perlu diperhatikan pada saat ketuban pecah adalah…
a.
Posisi ketuban, kepekaan cairan, banyaknya
cairan ketuban
b.
Waktu ketuban pecah, posisi ketuban
c.
Warna ketuban, suhu cairan ketuban
d.
Warna cairan ketuban, kepekaan cairan ketuban,
banyaknya cairan ketuban
e.
Semua salah
13)
Kelahiran kepala janin dengan bahu anterior
macet di atas simpisis pubis dan tidak dapat masuk melalui pintu bawah panggul,
bahu menjadi tidak dapat di gerakkan adalah pengertian dari…
a.
Distosia panggul
b.
Distosia bahu
c.
Distosia tenaga/his
d.
Distosia cepal
e.
Distosia tali pusat
14)
Pengertian dari retensio plasenta adalah…
a.
Plasenta belum lahir dalam waktu 30 menit
setelah bayi lahir
b.
Plasenta belum lahir dalam waktu 50 menit
setelah bayi lahir
c.
Uterus tidak berkontraksi salam 15 detik setelah
bayi lahir
d.
Uterus tidak berkontraksi salam 25 detik setelah
bayi lahir
e.
Semua jawaban salah
15)
Derajat laserasi jalan lahir meliputi grade
I-IV. Yang manakah yang merupakan wewenang bidan?
a.
Grade I & II
b.
Grade II & III
c.
Grade III & IV
d.
Grade I & IV
e.
Semua benar
16)
Laserasi Grade II meliputi…
a.
Mukosa vagina, fourchette posterior dan kulit
perineum
b.
Mukosa vagina, fourchette posterior, kulit
perineum, otot perineum, otot sfingter ani eksterna dan dinding rectum anterior
c.
Mukosa vagina, fourchette posterior, kulit
perineum dan otot perineum
d.
Mukosa vagina, fourchette posterior, kulit
perineum, otot perineum dan otot sfingter ani eksterna
17)
Untuk mengetahui adanya laserasi bagian manakah
yang perlu diperiksa seorang bidan?
a.
Serviks, vagina, perineum
b.
Plasenta, membrane, dan korda umbilikalis
c.
Kandung kemih, uterus dan posisinya
d.
Simpisis pubis, kandung kemih dan uterus
e.
Uterus, jaringan fibrosa dan desidua
18)
Tiga factor penyebab kematian ibu (yang paling
banyak) adalah…
a.
Hipertensi, anemia, asma
b.
Infeksi, perdarahan, eklamsia
c.
Alergi, malnutrisi, sinusitis
d.
Hipertensi, malnutrisi, alergi
e.
Infeksi, anemia, asma
19)
Berapa kali dilakukan pemantauan kala IV pada ibu
bersalin?
a.
2 kali pada jam pertama, 2 kali pada jam kedua
b.
2 kali pada jam pertama, 4 kali pada jam kedua
c.
4 kali pada jam pertama, 2 kali pada jam kedua
d.
4 kali pada jam pertama, 4 kali pada jam kedua
e.
5 kali pada jam pertama, 2 kali pada jam kedua
20)
Kehilangan panas dari permukaan tubuh ke
permukaan padat lain yang lebih dingin tanpa kontak langsung satu sama lain,
tapi dalam kontak yang relative dekat disebut dengan…
a.
Radiasi
b.
Evaporasi
c.
Konveksi
d.
Konduksi
e.
Termogenik
21)
Setelah bayi lahir, apa seharusnya
dilakukan antara ibu dan bayi ?
a.
IMD
b.
Bayi dimandikan setelah lahir
c.
Kepala bayi ditinggikan dari ibunya
d.
Dua jam post partum gawat gabung
e.
Bayi dirawat terpisah
22)
Dalam melakukan pertolongan persalinan,
bidan harus mengetahui tahapan persalinan. Turun dan masuknya kepala janin ke
bidang PAP secara berurutan meliputi…
a.
Sinklitismus, asinklitismus posterior,
asinklitismus anterior
b.
Sinklitismus, asinklitismus anterior,
asinklitismus posterior
c.
Asinklitismus anterior,
sinklitismus, asinklitismus posterior
d.
Asinklitismus posterior, Sinklitismus,
asinklitismus anterior
e.
Sinklitismus, sinklitismus posterior,
sinklitismus anterior
23)
Hal yang dilakukan bidan jika diketahui
ibu bersalin mengalami kesempitan panggul adalah…
a.
Melakukan rujukan
b.
Melakukan pertolongan mandiri
c.
Menunggu sampai bayi lahir baru di rujuk
d.
Melakukan pertolongan persalinan di rumah
e.
Melakukan pertolongan seperti persalinan normal
24)
Dasar panggul gynecoid adalah bentuk
panggul yang khas bagi wanita dan normal untuk dilalui bayi dengan mempunyai
ciri…
a.
Bila diukur diameter sagitalis
posterior hanya sedikit lebih pendek dari diameter sagitalis anterior dan pubis
luas
b.
Diukur teraba segmen anterior lebar,
sacrum melengkung, incisura ischiadica lebar
c.
Bila diukur diameter antero posterior
dari PAP lebih besar dari diameter tranversa hingga bentuk PAP lonjong ke depan
d.
Bila diukur diameter sagitalis
posterior jauh lebih pendek dari diameter sagitalis anterior
e.
Semua jawaban salah
25)
Agar ibu mempunyai power saat bersalin, maka
tindakan yang dapat diberikan bidan adalah…
a.
Menganjurkan posisi terlentang
b.
Menyiapkan suasana kamar yang rapi
c.
Memberikan nutrisi dan cairan
d.
Memberikan obat-obatan yang merangsang
persalinan
e.
Menjaga kenyamanan ibu
26)
Peristiwa manakah yang sesuai, untuk
menunjukkann keadaan kesejahteraan janin mengalami gangguan?
a.
Ibu hamil, saat diperiksa oleh bidan
diperoleh hasil EFW KMK
b.
Ibu hami, saat diperiksa oleh bidan,
hisnya kurang adekuat
c.
Ibu hamil, saat dilakukan pemeriksaan
oleh bidan diketahui UPL abnormal
d.
Ibu hamil mengatakan pada bidan bahwa
ia sangat takut menghadapi persalinannya
e.
Ibu hamil mengatakan pada bidan bahwa
ia selalu berasa ingin makan pada siang hari
27)
Diketahui Ibu inpartu, saat dilakukan
pemeriksaan fisik oleh bidan, mengalami pembukaan serviks 4 cm, setelah 4 jam; kontraksi
teratur (> 3 x/ 30” selama 10’). Berdasarkan hasil pemeriksaan bidan, maka
diagnosa yang tepat adalah…
a.
Inpartu kala I fase aktif
b.
Inpartu kala I fase laten
c.
Persalinan palsu
d.
Inpartu fase laten memanjang
e.
Partus lama
28)
Bidan melakukan pengumpulan data. Merupakan penerapan manejeman varney pada
langkah ke berapa?
a.
Satu
b.
Dua
c.
Tiga
d.
Empat
e.
Lima
29)
Bidan menganjurkan pada ibu untuk
mengatur posisi yang nyaman selama persalinan. Hal tersebut merupakan
kebutuhan…
a.
Kebutuhan fisik dan psikologis
b.
Kebutuhan primer
c.
Kebutuhan sekunder
d.
Kebutuhan mendesak
e.
Kebutuhan anatomi
30)
Peristiwa di bawah ini yang merupakan
bentuk asuhan sayang ibu yaitu...
a.
Saat ibu inpartu, bidan menganjurkan pada keluarga untuk memberikan cairan
dan nutrisi pada ibu bersalin
b.
Bidan melakukan tindakan kateterisasi secara rutin agar ibu bisa BAK
c.
Bidan melakukan enema pada setiap ibu inpartu
d.
Bidan melakukan pencukuran rambut pubis pada setiap ibu bersalin
e.
Bidan melakukan episiotomi
ü
30 item
tes essay
1)
Jelaskan pengertian persalinan!
2)
Persalinan kala I dibagi menjadi 2 fase.
Sebutkan fase tersebut dan jelaskan ciri-cirinya!
3)
Sebutkan cirri-ciri persalinan kala II!
4)
Sebutkan ciri-ciri persalinan kala III!
5)
Lima aspek benang merah dalam asuhan persalinan
normal yang harus diperhatikan oleh bidan adalah asuhan sayang ibu, pencegahan
infeksi, pengambilan keputusan klinik, pencatatan dan rujukan. Jelaskan secara
singkat masing-masing dari 5 benang merah tersebut!
6)
Rujukan pada institusi yang tepat waktu, untuk
mendapat asuhan yang dibutuhkan akan menyelamatkan nyawa ibu. Jelaskan secara
singkat prinsip BAKSOKU pada rujukan!
7)
Apa yang dimaksud dengan passage, power dan
passanger pada proses persalinan?
8)
Hal-hal apa saja yang bisa dipantau melalui
lembar partograf?
9)
Apa saja yang perlu dipantau pada persalinan
kala IV?
10)
Sebutkan 10 komponen VT!
11)
Uraikan tentang tanda gejala kala II dalam
persalinan!
12)
Jelaskan secara singkat tentang mekanisme
persalinan normal!
13)
Jelaskan perbedaan antara ekstensi dan ekspulsi
pada mekanisme persalinan normal!
14)
Apa saja alat pelindung diri yang diperlukan
bidan pada saat menolong persalinan?
15)
Sebutkan dan jelaskan tanda-tanda lepasnya
plasenta!
16)
Kapan oksitocyn harus di suntikkan pada ibu?
17)
Menurut anda, apa yang akan terjadi seandainya
oksitocyn telah disuntikkan padahal masih ada janin yang lain dalam uterus ibu?
Uraikan.
18)
Apa yang dimaksud dengan atonia uteri?
19)
Sebutkan factor predisposisi dari atonia uteri!
20)
Rupture perineum terbagi atas 4 kategori,
sebutkan dan jelaskan cirinya!
21)
Sebutkan langka-langkah penjahitan laserasi
perineum atau luka episiotomi!
22)
Sebutkan ciri-ciri bayi lahir cukup bulan!
23)
Bandingkan mekanisme kehilangan panas tubuh bayi
melalui evaporasi dan konduksi!
24)
Bandingkan
mekanisme kehilangan panas tubuh bayi melalui konveksi dan radiasi!
25)
Sebutkan 3 aspek penilaian yang utama pada bayi
baru lahir!
26)
Langkah apa saja yang perlu dilakukan untuk
mencegah kehilangan panas pada bayi baru lahir?
27)
Uraikan secara singkat tentang inisiasa menyusu
dini (IMD)!
28)
Apa keuntungan pemberian ASI dini?
29)
Sebutkan tanda-tanda lepasnya plasenta!
30)
Uraikan secara singkat tentang partograf!
ü
Tes
perbuatan
Tes perbuatan adalah tes yang diberikan
dalam bentuk tugas-tugas. Pelaksanaannya dalam bentuk penampilan atau perbuatan
(praktik pengalaman lapangan, praktek kerja lapangan, praktik olahraga, praktek
laboratorium)
Untuk melaksanakan tes perbuatan perlu
dipersiapkan 2 jenis
a.
Lembaran tugas (kerja) yang berisi deskripsi
mengenai intruksi (petunjuk) yang jelas sehingga siswa mengetahui secara tepat
apa yang akan dilaksenakan.
b.
Lembaran pengamatan (observasi) yang digunakan
untuk menilai tingkah laku siswa selama proses pelaksanaan tugas sampai pada
hasil yang dicapai.
2. Perbedaan
tes, penilaian, pengukuran dan evaluasi
a.
Tes Istilah ini berasal dari bahasa
latin “testum” yang berarti
sebuah piringan atau jambangan dari tanah liat. Istilah ini dipergunakan dalam
lapangan psikologi dan selanjutnya hanya dibatasi sampai metode psikologi,
yaitu suatu cara untuk menyelidiki seseorang. Penyelidikan tersebut dilakukan
mulai dari pemberian suatu tugas kepada seseorang atau untuk menyelesaikan
suatu masalah tertentu. Pada hakikatnya tes adalah suatu alat yang berisi
serangkaian tugas yang harus dikerjakan atau soal-soal yang harus dijawab oleh
peserta didik untuk mengukur suatu aspek perilaku tertentu. Dengan demikian,
fungsi tes adalah sebagai alat ukur
b.
Pengukuran adalah suatu proses atau
kegiatan untuk menentukan kuantitas “sesuatu”.Kata “sesuatu” bisa berarti peserta didik, guru, gedung sekolah, meja
belajar, papan tulis, dll. Dalam proses pengukuran tentu guru harus
menggunakan alat ukur (tes atau non tes). Alat ukur tersebut harus
standar, yaitu memiliki derajat validitas dan reliabilitas yang tinggi
c.
Penilaian/ Assesment diartikan oleh
stiggins sebagai penilaian proses, kemajuan, dan berhasil belajar siswa.
Assesment merupakan penerapan berbagai cara dan ragam alat penilaian untuk
memperoleh informasi tentang sejauh mana hasil belajar seorang peserta didik
penilaian adalah
suatu proses atau kegiatan yang sistematis dan berkesinambungan untuk
mengumpulkan informasi tentang proses dan hasil belajar peserta didik dalam
rangka membuat keputusan-keputusan berdasarkan kriteria dari pertimbangan
tertentu. Kegiatan penilaian harus dapat memberikan informasi kepada guru untuk
meningkatkan kemampuan mengajarnya dan membantu peserta didik mencapai
perkembangan belajarnya secara optimal
d.
Evaluasi Evaluasi adalah suatu
proses bukan suatu hasil (produk). Hasil yang diperoleh dari kegiatan evaluasi
adalah kualitas sesuatu, baik yang menyangkut tentang nilai atau arti,
sedangkan kegiatan untuk sampai pada pemberian nilai dan arti itu adalah
evaluasi. Membahas tentang evaluasi berarti mempelajari bagaimana proses
pemberian pertimbangan mengenai kualitas sesuatu
Tujuan evaluasi
adalah untuk menentukan kualitas sesuatu, terutama yang berkenaan dengan “nilai
dan arti”
Pemberian nilai
dilakukan apabila seorang evaluator memberikan pertimbangannya mengenai evaluan
tanpa menghubungkannya dengan sesuatu yang bersifat dari luar. Jadi,
pertimbangan yang diberikan sepenuhnya berdasarkan apa evaluan itu sendiri
Dalam proses evaluasi
harus ada pemberian pertimbangan (judgement)
yang merupakan konsep dasar dari evaluasi. Melalui pertimabangan inilah
ditentukan nilai dan arti/makna dari sesuatu yang dievaluasi.
3. Empat skala yang digunakan dalam mengukur
sikap siswa
a.
Skala Likert
Skala Likert adalah skala yang dapat
dipergunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau
sekelompok orang mengenai suatu gejala atau fenomena pendidikan. Dalam skala
Likert terdapat dua bentuk pernyataan yaitu pernyataan positif yang berfungsi
untuk mengukur sikap positif, dan pernyataan negative yang berfungsi untuk
mengukur sikap negative objek sikap
Skor pernyataan positif dimulai dari
1 untuk sangat tidak setuju (STS), 2 untuk tidak setuju (TS), 3 untuk ragu-ragu
(RG), 4 untuk setuju (S), dan 5 untuk sangat setuju (SS). Sedangkan skor
pernyataan negative dimulai dari 1 untuk sangat setuju (SS), 2 untuk setuju
(S), 3 untuk ragu-ragu (RG), 4 untuk tidak setuju (TS), dan 5 untuk sangat
tidak setuju (STS)
Contoh
Data tentang sikap mahasiswa dalam
menyikapi kenaikan iuran BPP. Data diambil dari 150 responden
ü
SS : 10 orang = 10 x 5 = 50
ü
ST : 40 orang = 40 x 4 = 160
ü
RG : 60 orang = 60 x 3 = 180
ü
TS : 30 orang = 30 x 2 = 60
ü
STS : 10 orang = 10 x 1 = 10
Jumlah skor tertinggi adalah 750.
Total skor 460, maka dari itu tingkat persetujuan adalah 460/750 x 100 % = 61,3
%
b.
Skala Guttman
Yaitu skala yang menginginkan tipe
jawaban tegas, seperti jawaban benar - salah, ya - tidak, pernah - tidak
pernah, positif - negative, tinggi - rendah, baik - buruk, dan seterusnya. Pada
skala Guttman, hanya ada dua interval, yaitu setuju dan tidak setuju.
Skala Guttman dapat dibuat dalam bentuk pilihan ganda maupun daftar checklist. Untuk jawaban positif seperti benar, ya, tinggi, baik, dan semacamnya diberi skor 1; sedangkan untuk jawaban negative seperti salah, tidak, rendah, buruk, dan semacamnya diberi skor 0.
Skala Guttman dapat dibuat dalam bentuk pilihan ganda maupun daftar checklist. Untuk jawaban positif seperti benar, ya, tinggi, baik, dan semacamnya diberi skor 1; sedangkan untuk jawaban negative seperti salah, tidak, rendah, buruk, dan semacamnya diberi skor 0.
Contoh
Apakah anda setuju dengan kenaikan
iuran BPP?
o
Setuju
o
Tidak setuju
c.
Semantic differensial
Skala diferensial yaitu skala untuk
mengukur sikap, tetapi bentuknya bukan pilihan ganda maupun checklist, tetapi
tersusun dalam satu garis kontinum di mana jawaban yang sangat positif terletak
dibagian kanan garis, dan jawaban yang sangat negative terletak dibagian kiri
garis, atau sebaliknya
Data yang diperoleh melalui
pengukuran dengan skala semantic differential adalah data interval. Skala
bentuk ini biasanya digunakan untuk mengukur sikap atau karakteristik tertentu
yang dimiliki seseorang.
Contoh
Menggunakan skala semantic differensial
untuk menilai
|
Cantik
|
7
|
6
|
5
|
4
|
3
|
2
|
1
|
Tidak cantik
|
|
Bertanggung Jawab
|
7
|
6
|
5
|
4
|
3
|
2
|
1
|
Tidak Bertanggung Jawab
|
|
Jujur
|
7
|
6
|
5
|
4
|
3
|
2
|
1
|
Tidak jujur
|
|
Pintar
|
7
|
6
|
5
|
4
|
3
|
2
|
1
|
Tidak pintar
|
|
Disukai teman
|
7
|
6
|
5
|
4
|
3
|
2
|
1
|
Dibenci teman
|
d.
Rating Scale
Data-data skala yang diperoleh
melalui tiga macam skala yang dikemukakan di atas adalah data kualitatif yang
dikuantitatifkan. Berbeda dengan rating scale, data yang diperoleh adalah data kuantitatif
(angka) yang kemudian ditafsirkan dalam pengertian kualitatif. Seperti halnya
skala lainnya, dalam rating scale responden akan memilih salah satu jawaban
kuantitatif yang telah disediakan
Rating scale lebih fleksibel, tidak
saja untuk mengukur sikap tetapi dapat juga digunakan untuk mengukur persepsi
responden terhadap fenomena lingkungan, seperti skala untuk mengukur status
sosial, ekonomi, pengetahuan, kemampuan, dan lain-lain. Dalam rating scale,
yang paling penting adalah kemampuan menterjemahkan alternative jawaban yang
dipilih responden. Misalnya responden memilih jawaban angka 3, tetapi angka 3
oleh orang tertentu belum tentu sama dengan angka 3bagi orang lain yang juga
memiliki jawaban angka 3.
Contoh
Kebersihan di STIKes Mega Rezky
5 4 3 2 1
Pelayanan di STIKes Mega Rezky
5 4 3 2 1
4. Tujuan dan fungsi evaluasi pendidikan
Tujuan
diadakannya evaluasi pendidikan pada umumnya terbagi atas 3, yaitu :
a.
Bagi siswa
Dengan diadakannya evaluasi atau
penilaian maka siswa dapat mengetahui apakah hasil pekerjaannya memuaskan atau
tidak
b.
Bagi guru
ü
Guru akan mengetahui siswa mana yang
berhak melanjutkan dan mana tang tunda atau tinggal
ü
Guru akan mengetahui apakah materi yang
di ajarkan suadah tepat atau belum
ü
Guru akan mengetahui apakah metode yang
gunakan untuk mengajar sudah tepat atau belum
c.
Bagi sekolahan
ü
Sekolahan dapat mengetahui kondisi
belajar yang ada di sekolahan sudah tepat atau belum
ü
Informasi dari guru tentang tepat
tidaknya kurikulum sesuai tidaknya
ü
Informasi penilaian yang diperoleh dari
tahun ketahun, sehingga dapat digunakan sebagai pedoman
Sedangkan
fungsi Evaluasi Pendidikan terdiri atas beberapa hal
a.
Evaluasi berfungsi selektif
Guru mempunyai cara untuk megadakan
seleksi bagi calon siswa, untu memilih siswa naik tidaknya ke tingkat lanjut,
untuk memilih siwa yang seharusnya dapat biasiswa, untuk memilih siswa yang
berhak meninggalkan sekolah
b.
Evaluasi berfungsi diagnostic
Guru akan mengetahui kelemaha-kelemahan
pada siswa dan tahu penyebabanya serta mengetahui bagaiman cara mengatasinya
c.
Evaluasi berfungsi sebagai penempatan
Guru dapat menmpatkan siswanya yang
mempunyai kemempuan yang sama dan kelompok yang sama
d.
Evaluasi berfungsi sebagai pengukuran
keberhasilan
Hal ini bermaksud utuk mengetahui
sejauh mana keberhasilan suatu program.
Fungsi
evaluasi dalam proses pengembangan sistem pendidikan dimaksud untuk:perbaikan
sistem, pertanggung jawaban terhadap pemerintah dan masyarakat, penentuan
tindak lanjut hasil pengembangan.
5. Menurut
saya, Ujian Nasional (UN) dilaksanakan dengan tujuan utama sebagai pengendalian
mutu pendidikan. Sejumlah pengamat pendidikan yang menyetujui kebijakan
penyelengaaraan UN menyatakan bahwa UN
merupakan alat untuk mengetahui gambaran prestasi belajar yang dicapai
oleh peserta didik. Namun, pelaksanaan UN ternyata hanya bias digunakan untuk
mengukur keberhasilan peserta didik dari sisi kognitif dan belum bias
sepenuhnya mengukur dari sisi afektif dan psikomotik.
Menurut
saya, ada baiknya UN tetap dilaksanakan, akan tetapi dengan system yang
berbeda. Misalnya Dinas pendidikan setempat mempunyai wewenang untuk mengambil
keputusan apakah siswa layak untuk lulus UN atau tidak, dengan mempertimbangkan
aspek psikomotorik dan afektif dari siswa yang bersangkutan.
Nama : Putri Puspitasari
Kelas : J
NIM : 13 3145 301 385
Tidak ada komentar:
Posting Komentar